Bisnis merupakan suatu kegiatan dimana kita
melakukan usaha untuk mendapatkan keuntungan dengan cara berkelompok ataupun
perorangan, bisnis lebih identik dengan dunia perdagangan, namun sebenarnya
bisnis bisa mencangkup kesemua aspek baik secara sosial maupun financial.
Dalam agama islam urusan bisnis telah diatur secara
baik dalam kitab suci Al-Quran yang mana akan menuntun manusia ke derajat yang
tinggi sehingga akan terciptanya kehidupan yang sejahtera tak hanya di dunia
maupun diakhirat.
Sebelum melanjutkan ke bahasan selanjutnya
adabaiknya kita mengetahui terlebuh dahulu pengertian dari pada bisnis secara
harfiah.
Berikut beberapa pengertian Bisnis menurut para
ahli :
1. Steinford ( 1979)
Business is an institution which produces goods
and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang
menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan
masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula
perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.
2. Allan Afuah (2004)
“Business is the organized effort of
individuals to produce and sell for a provit, the goods and services that
satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts
within a society or within an industry. Maksudnya Bisnis ialah suatu kegiatan
usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan
jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada
dalam industri. Orang yang mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung
resiko dalam menjalankan kegiatan bisnis disebut Entrepreneur.
3. Musselman dan Jackson (1992)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang
diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan
industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan
memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.
Dalam berbisnis tentunya kita memerlukan suatu
tata cara atau etika, etika yang digunakan akan lebih efektif untuk mengarahkan
dan member petunjuk tetang tata cara berbisnis. Etika sendiri berasal dari (Yunani Kuno: "ethikos", berarti "timbul dari
kebiasaan") adalah sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang
mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar
dan penilaian moral.
Dalam bahasa Arab, kata etika atau moralitas
disebut al-khuluq dan jamaknya al-akhlaq , yang berarti usaha manusia untuk
membiasakan diri dengan adat istiadat yang baik, mulia dan utama. Dengan
demikian seseorang dikatakan berakhlak atau bermoral yang baik, karena ia
membiasakan diri dengan adat istiadat yang baik, yang seakan-akan ia dilahirkan
dan diciptakan dalam keadaan demikian.
Prinsip-prinsip yang sering dipakai dalam berbisnis
adalah sebagai berikut:
1.
Kejujuran
Prinsip ini
merupakan hal yang paling penting dalam dunia bisnis, apalagi bagi para muslim,
setiap tingkah laku yang kita kerjakan semua ada yang melihat, maka dari itu
ketika berbisnis konsep kejujuran ini bila dipegang teguh dan diterus
diterapkan dalam keaktivitasan berbisnis akan meningkatkan rasa kenyamanan dan
kepercayaan diri yang bertambah dari lingkungan sekitar.
2.
Keadilan
Sebuah perinsip
yang akan menentukan sikap kita dalam berbisnis dimana kita dituntut untuk
melakukan hal yang sama rata atau tidak adanya pemberat sebelahan di salah satu
pihak rekan bisnis.
3.
Tanggungjawab
Menurut Al-Ghozali,
konsep adil meliputi hal bukan hanya equilibrium tapi juga keadilan dan
pemerataan. Untuk memenuhi tuntutan keadilan dan kesatuan, manusia perlu
mempertanggung jawabkan tindakannya.
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan
harta sesamamu dengan jalan yang bathil, kecuali gengan jalan perdagangan yang
berlaku dengan suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh
dirimu; Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu". (QS An-Nisa : 29)